Home

hurm

Friday, December 9, 2011

♥ Aku MENCINTAIMU kerana ♥

RUPA - Kau Sentiasa BERWUDHU' & Berpaling Dari KEBENARAN

MATA - Kau Sentiasa MENUNDUK & Hanya LIHAT Keagungan Ciptaan-Nya.

MULUT - Kau Sentiasa DIAM TERSENYUM& Bicara Mu Tentang Yang MAKRUF

TELINGA- Kau Setia MENDENGAR & PEKAK Bila Mendengar Keburukan Seseorang.

TANGAN - Kau Sentiasa MENADAH TANGAN Mendoakan Kebahagian Insan Tercinta.

KAKI - Kau Sentiasa BERJALAN Ke Arah Keredhaan ALLAH Mencari Kebaikan.

BADAN- Kau MENUTUP Segalanya & Hanya Pada ALLAH Kau Minta Pertolongan.

HATI- Kau LUHUR Peribadi & Ikhlas Mencari CINTA Di Dalam Redha-Nya.

♥ Ku PILIH kamu BUKAN SEKDAR CINTA, namun KU PILIH kamu kerana AGAMA.. BIAR enta TIDAK LAWA, 
namun PUNYA ILMU AGAMA yang CUKUP untuk MENCANTIKKAN SAYA dan KELUARGA yang akan datang..insyaALLAH ♥ ;)

Wednesday, November 16, 2011

Cinta ku Untuk Mu

  • andai aku punya benih yang boleh membahagiakan kita..akan ku tabur kan setiap solat ku..akan ku jaga nya dengan baik..andai ku punya hati mu..aku ingin menjaga nya dengan baik..aku ingin pelihara nya..akan ku jadikan hati mu untuk ku selamanya..andai ku punya hati ku berikan untuk mu..jaga la ia dengan baik..jangan biarkan ia pecah..jika ia pecah dan di cantum semula..pasti ia tidak sama dengan yang sebelum nya.. dan yakin la sayang.. jika kita bercinta kerana allah ..nescaya pasti ia akan membawa kita ke syurga dan sampai akhir hayat kita.

Andai Kita Tidak Di Takdirkan..

awak..kalau kite takde jodoh..kite masih boleh jadi kawan baik kan awak..? saye tahu.tanpa saye kat sisi awak.buat awak lemah dan tak mampu untuk menghadapi apa segala pun cabaran..saye tahu dan saye yakin awak.. dan 1 saje janji saye untuk awak selamanie..biar awak susah.senang.ade masalah..saye janji saya akan slalu ade untuk awak..nie janji saye ngan awak...dan maafkan saye sebab tak mampu jadi yang terbaik dalam hidup awak..

Sunday, November 13, 2011

Yakin Lah Cinta..Ia Pasti Membawa Kita Ke Syurga


Jatuh ....yang tak mengundang orang simpati ialah jatuh cinta.CINTA adalah fitrah dan kurniaan ILLAHI.Tidak ada siapapun yang dapat melarikan diri daripada mencintai dan dicintai.Namun demikian , puncak CINTA........ada orang masuk surga karena CINTA dan tak sedikit orang yang di hujam ke neraka gara-gara CINTA.CINTA yang bagaimana yang bisa membawa seseorang ke surga?

CINTA yang dialirkan oleh ALLAH kedalam hati, itulah CINTA yang benar, suci lagi murni.CINTA yang bukan diukur ikut pandangan mata,tapi ikut pandangan ALLAH.Ia ada karena ALLAH dan CINTA diberipun untuk dapat keridhoan ALLAH.CINTA begini tiada batasannya.Tidak pula kenal jenis kelamin dan kedudukan.Dan CINTA lahir hasil dari samaCINTA pada ALLAH.

CINTA ynag sesungguhnya ini boleh berlaku pada lelaki dan lelaki,perempuan dengan perempuan,lelaki dengan perempuan,antara murid dengan guru,suami dengan istri,sahabat dengan sahabat,rakyat dengan pemimoin, antara umat dengan Nabinya dan yang paling tinggi antara hamba dengan TUHANNYA.

CINTA KARENA ALLAH

Kalau berlaku antara lelaki dan perempuan yang tidak diikat oleh perkawinan , mereka tak akan memerlukan untuk berjumpa,berbicara atau melakukan apa saja yang bertebntangan dengan kemauan ALLAH.

CINTA mereka tidak akan tercela oleh nafsu birahi.Sebaliknya CINTA itu adalah tautan hati yang berlaku walaupun tak pernah berjumpa atau baru kenal tapi hati rasa sayang dan rindu.Hati sedih kalau orang yang kita cintai ditimpa susah,senangkalau yang dicintai itu senang.Sanggup susah dan korbankan diriuntuk senangkan orang yang dicintai.

CINTA yang begini diceritakan dalam hadist, yaitu seorang lelaki yang bertemu dan berpisah dengan sahabatnya karena ALLAH maka mereka akan mendapat perlindungan 'ARSY ALLAHdipadang mahsyar nanti,hari dimnan masing-masing orang mengharap sangat lindungan dari matahari yang sejengkal saja dari kepala.

Kalau bertlaku antara suami istri , maka istri akan meletakkan seluruh ketaatan pada suami,hormat dan melayani suami tanpa jemu.Baik ketika suami tunjukkan sayang atau ketika suami marah-marah.Baik ketika suami kaya atau miskin ,atau suami kawin lagi , CINTA istri pada suami tidaka akan terbagi.

Kerana CINTANYA pada suami datang dari ALLAH hasil ketaqwaan istri.Biarpun datangnya ribut taufan,melanda rumah tangga,istri tetap memberikan CINTAnya yang utuh dan teguh.

Begitu juga suami , CINTA pada istri tidak pandang itu istri tua atau muda.Tersentap pada hatinya.Selagi istri taat pada ALLAH,istri tetap dikasihinya.Kalau dia ada empat istri,tentulah istri-istri akan bertanya -tanya , istri yang manakah yang paling dicintai oleh suami?Kalau CINTA itu bersumber dari ALLAH , tentu istri yang paling bertaqwalah yang paling dicintai oleh suami lebih dari istri-istri yang lain.

CINTA ALLAH YANG UTAMA

Sumber CINTA yang datang dari ALLAH akan meletakkan ALLAHyang paling tinggi dan utama.Bila berlaku perseteruan antara CINTA ALLAH dengan CINTA pada makhluk maka CINTA ALLAH dimenangkan.

Contohnya: seorang istri yang CINTA pada suaminya.Tiba-tiba suami melarang istri melakukan ketaatan pada ALLAH, dalam hal menutup aurat, padahal tutup aurat itu ALLAH wajibkan.Maka kecintaan pada ALLAH itu akan mendorong nya untuk tetap malaksanakan perintah-NYA walaupun suami tidak suka ataupun harus kehilangan suami.

Sanggup dilakukan sebagai pengorbanan CINTAnya pada ALLAH.Sebaliknya kalau dia turut kemauan suami artinya kata CINTA pada ALLAH hanya pura-pura,CINTAnya bukan lagi bersumber kan ALLAH tapi datang dari nafsu.

CINTA yang datang dari ALLAH menyebabakan seseorang cukup takut untuk melanggar perintah ALLAH yang kecil ,apalagi yang besar.Seseorang yang sudah dapat mencintai ALLAH ,CINTA ynag lain jadi kecil dan rendah baginya.

Sejarah menceritakan kisah CINTA Zulaikha terhadap Nabi Yusuf.Sewaktu Zulaikha dibelenggu oleh CINTA nafsu yang berkobar-kobar pada Nabi Yusuf , dia sanggup hendak menduakan suaminya ,yang seorang menteri.

Ketika Nabi Yusuf menolak keinginannya, ditariknya baju Nabi Yusuf hingga terkoyak.Akibat dari peristiwa itu ,Nabi Yusuf masuk penjara.Tinggalah Zulaikha memendam rindu CINTANYA kepada Yusuf.

Penderitaan CINTA yang ditanggungb oleh Zulaikha menyebabakandia berubah dari seorang perempuan yang cantik menjadi perempuan tua yang tidak cantik lagi.Matanya banyak menangis terkenangkan Yusuf,hartanya habis dibagi-bagikan karena Yusuf.Sehingga datanglah belas kasihan dari ALLAH terhadapnya.Lalu ALLAH mewahyukan agar Nabi Yusuf mengawini Zulaikha setelah ALLAH mengembalikan kesehatan dan kecantikannya.

Peliknya , ketika Zulaikha mengenal ALLAH,datanglah CINTAnya pada ALLAH sehingga waktunya lebih banyak di habiskan untuk bermunajat dengan ALLAH dalam ibadah dan dzikir.

Begitulah betapa CINTA yang dulunya datang dari nafsu dapat dipadamkan bila kenal dan CINTA pada ALLAH.CINTA ALLAH adalah CINTA taraf tinggi.Puncak CINTA ini ialah pertemuan yang indah dan penuh rindu di surga yang dipenuhi kenikmatan.

CINTA pada ALLAH akan lahir pada orang yang mengenal ALLAH.Karena CINTA lahir ada penyebanya.Kalau wanita CINTA pada lelaki karena kayanya,baiknya , tampan, dan sebagainya dan lelaki CINTA wanita jarena cantik,baik ,lemah lembut dan sebagainya maka bagi mereka yang berakal akan merasa lebih patut dicurahkan rasa CINTA pada ALLAH karena segala kenikmatan itu datangnya dari ALLAH.

Ibu bapak ,suami istri, sahabat, handai taulan dan siapa yang mengasihi dan mencintai kita , hakikatnya semuanya datang dari ALLAH.Kebaikan ,kemewhan dan kecintaan yang diberikan itupun atas rahmat dan belas kasih dari ALLAH pada kita.Sehingga ALLAH izinkan makhluk-NYA yang lain CINTA pada kita.

ALLAH yang menciptakan kita makhluk-NYA , kemudian diberinya kita berbagai nikmat seperti sehat,gembira dan lain-lain.Baik kita ingat pada-NYA ataupun waktu kita lalai , tetap diberi-NYA nikmat-nikmat itu.Begitulah , kebaikan ALLAH pada kita terlalu banyak sebagaimana firman-NYA, yang berarti:
"Kalau kamu hendak menghitung nikmat -nikmat ALLAH, niscaya tidak akan terhitung."

Besar sungguh jasa ALLAH dari menciptakan menghidupkan dan memberi rezeki, suami , istri, rumah dan macam-macamlagi yang dengannya kita melalui kehidupan dengan aman bahagia.

Alangkah biadabnya kita kalu segal pemberian ALLAH itu kita ambil , tapi lupa untuk bersyukur pada yg Memberi.ALLAH bisa saja menyusahkan dan menyenangkan kita dengan Kehendak-NYA.

Oelh itu orang yang betul kenal dan beradab, dia malu pada ALLAH. malah krna malunya itu dia tidak nampak yang lain lebih hebat dari ALLAH.CINTAnya tertumpu pada ALLAH ,penyerahan diri pada ALLAH sungguh- sungguh.

Setiap saat menanggung rindu.lalu waktunya di habiskan untuk berbisik- bisik dengan kekasihnya.Bila CINTA ALLAH sudah penuh dalanm hatinya , maka tidak ada tempat lagi untuk CINTA selain dari itu.

Ada orang mengatakan :"JIKA KAU BERIKAN HATIMU ATAUPUN CINTAMU PADA MANUSIA NISCAYA CINTAMU NISCAYA DIA AKAN MEROBEK -ROBEKNYA.TAPI KALAU HATI YANG PECAH ITU DIBERIKAN PADA ALLAH NISCAYA AKAN DISATUKANNYA .ARTINYA CINTA DENGAN ALLAH PASTI TERBALAS. DAN ALLAH TIDAK MEMBIARKAN ORANG YANG DICINTAI-NYA MENDERITA DI AKHIRAT."

Jadi seorang yang bijak dan beradap akan meletakkan kecintaan yang besar pada ALLAH, pada Rasulullah dan barulah pada makhluk -makhluk lain di samping-NYA.Itulah peletakan CINTA yang yang betul dan menguntungkan didunia dan di akherat. Itulah dia CINTA kita pada ALLAH SWT yang patut kita letakkan.

SEKALI RASA CINTA ITU HADIR..........
INGATLAH IA ADALAH KARUNIAAN ALLAH.............
HIDUP INI MENJADI INDAH KERANA CINTA............
CINTA YANG SUCI...............
BUKAN CINTA YANG MEMBAWA KE NERAKA.
SEKALI RASA CINTA ITU HADIR .....................
SAMBUTLAH DENGAN BENAR............
JAGA...................PELIHARA.....................
DAN JADIKAN IA CINTA YANG MENGHANTARKAN KE SYURGA..................

Syurga Cinta

Cinta itu lahirnya di syurga. Syurga itu tempat terhimpunnya segala nikmat yang tidak terjangkau oleh pemikiran dan pancaindera manusia. Dekat dunia ni, rumah yang besar bak istana, itulah nikmat terindah buat kita. Kereta Mercedes mata belalang, itulah benda terindah dalam hidup kita. Makanan yang lazat-lazat juga sangat indah buat kita. Itulah yang kita definisikan sebagai indah. Bayangkan di dunia ini sahaja kita sudah mengakui keindahannya lalu terpedaya sehingga tidak terkawal nafsu. Apatah lagi nikmat di syurga kelak, berganda-ganda. Mintalah apa sahaja, pasti dikabulkan. Tapi, syurga ini adalah tempat orang yang baik-baik.....

 Macam mana nak layakkan diri untuk masuk ke syurga? Kalau nak lulus interview kerja, kena buat bersungguh-sungguh, macam tu jugak kalau nak masuk Akademi Fantasia kena tunjuk bakat betul-betul, nyanyi sedap-sedap. Kalau nak masuk Gadis Melayu pulak, kenalah ayu-ayu baru boleh layak pertandingan tu. tapi kalau setakat yang tu kita tahu lah, how about SYURGA?

Nak masuk syurga, kena jadi baik dulu, setiap amal ibadah dilakukan dengan ikhlas maka dibalas dengan pahala dan ganjaran syurga. Pahala adalah mahar untuk memasuki syurga. Cinta itu sendiri dilahirkan di syurga, di tempat yang baik lalu dianugerahkan pula oleh yang Maha Baik (Allah) serta pertama kali dinikmati oleh orang yang baik dan soleh iaitu Nabi Adam a.s dan diwariskan untuk orang yang baik-baik (para solihin). Cinta itu lahirnya di syurga dan akan berakhir serta kembali juga di syurga.

Marilah kita bersama menyucikan cinta sepeti mana ia mula-mula dianugerahkan Allah. Jika cinta itu tercemar, rosak, pudar keindahannya, maka kita akan dipertanggungjawabkan sekaligus tercicir dari senarai list name untuk ke jannahnya yang sangat terindah. 

Bagaimana menjaga kesucian cinta?

 # Bercinta kerana Allah

Satu hal yang telah menjadi salah faham dalam mengerti cinta itu, CINTA BUKAN TUHAN. Misalnya, filem-filem Bollywood begitu gah mengangkat tema cinta. Kononnya kerana cinta, segalanya perlu dipertahankan. Keluarga ditinggalkan kerana cinta, agama yang suci digadaikan, sanak saudara dilupakan, tercetus peperangan serta pergaduhan. Ini terjadi kerana kerap kali mengagungkan cinta sesama manusia melebihi cinta si DIA. Maka, dengan itu, si Pemberi Cinta dilupakan.
 Andai kita ditakdirkan suatu hari nanti bernikah dan berpeluang mendirikan keluarga (jika dipanjangkan umur) bercintalah kerana Allah. Binalah keluarga atas dasar cinta kepada Allah. Cinta yang disandarkan kepada Allah lebih terjamin kesuciannya.



# Cinta berperaturan

Cinta itu diturunkan bersama peraturannya. Jika peraturan dilanggar, buruk padahnya. Begitu juga, setiap sekolah, institusi, di mana-mana tempat penuh dengan peraturan, demi membentuk disiplin dan ketenteraman awam. Di sekolah contohnya, ditetapkan peraturan seperti tidak datang lewat ke sekolah supaya sesi pembelajaran tidak akan terganggu. Di atas jalan raya contohnya, ada lampu-lampu isyarat. Adakah pada fikiran waras kita, lampu-lampu isyarat tersebut menghalang serta menyekat kita? Tujuannya untuk memudahkan dan mengawal lalu lintas.

 Begitu juga cinta, cinta juga ada peraturan. Yang mana peraturan tersebut jika dilanggar, akan membawa keburukan kepada individu tersebut. Habis madu, sepah dibuang. Kerana peraturan cinta dilanggar. Hukum Allah dilanggar tanpa rasa bersalah. Jangan dipinggirkan peraturan. Jika tidak, cinta akan tercemar dan bertukar dari nikmat yang paling indah menjadi racun pemusnah.

 Peraturan cinta itu apa? syariat-hukum halal (wajib), haram, sunat, makruh dan harus. Jangan sekali-kali melanggar yang haram kerana cinta. Manakala yang makruh dan sunat dipulangkan kepada kebijaksanaan & kewarakan untuk membuat pilihan. Yang haram contohnya, tak boleh pegang-pegang tangan dan seterusnya, kelak akan membawa kepada keburukan diri. 

Thursday, February 10, 2011

Meindui Mu

Saat kulihat diri-mu
Kulihat kesucian-mu
Keindahan-mu
Dan semerbak harum hati-mu

Aku mengharapkanmu
Tuk selalu berada di sisiku
Satu malam yang berlalu
Tak kan pernah kembali
Waktu yang terlewati
Membuatku mengerti
Bahwa aku selalu mencintaimu
Kemurniaan hati-mu
Kesucian batin-mu
Keindahan mata-mu
Tak terlukis oleh kata2
Sungguh indah dirimu
Bagaikan bidadari
Turun dari Surga
Cantik dan Suci
Satu yang ingin selalu kukatakan
Aku selalu mencintaimu
Sekarang…Esok..
Maupun akan datang
Sampai akhir hayatku
Biarlah ajalku menjemput
Ku kan selalu mencintai-mu
Kekasih hati-ku…..
Tak kan pernah dan Tak kan bisa aku menghianati-mu
Karena aku akan mencintaimu sampai berakhirnya waktu-ku
Kamu harus kuat, “Waktu-ku” akan menjadi “Waktu-mu”
“Mata-ku” adalah “Mata-mu”
“Hidup-ku” adalah “Hidup-mu”
Kuatlah, Cahaya akan ada bila kau mau memilih

Tuesday, February 8, 2011

Aku Yang Sedih

Akhir nya sampai juga aku di sini:) hepy juga la aku kena amik oleh kawan ku...tak sangka plak dorang sanggup mengambil aku:D hahhaha apa² pun thx wat kamu:) tapi hari ne hanya seketika sahaja aku hepy..aku tak tahu la kenapa..tak pasti kalau dia marah or tak:) aku baru sahaja nak hepy sama kawan² aku..lepas kan semua tension di kepala aku:) sangat hepy bila kuar sama dorang:)entah la bila lagi dapat jumpa mereka² :) huh..tapi..kenapa ka dia block aku untuk tengok wall dia:)apa ka kesalahan yang aku lakukan:) ada ka kerana gambar kau cemburu :)atau apa pun aku tak tahu:) aku tahu aku tak layak untuk memiliki diri mu atas sebab berjauhan:) aku faham:) tapi jangan la ko buat begitu:) bagi aku lain :) tak sedap hati aku:) tolong la:) jangan simpan semua itu di lubuk hati kau:) semua itu hanya la kawan yang aku percayai:) tiada maksud tersirat untuk mereka mahu merampas aku dari kau:)tolong fikirkan sejenak:) jangan sampai suatu masa nanti engkau menyesal dengan perbuatan kau:)dan jangan buat aku merana:)

Monday, February 7, 2011

Yang Tak Terlupakan


Langkahku terhenti saat hati mulai mencair karena rindu…
Tataplah mentari, karena hari ini semuanya harus kita akhiri
Genggamlah jariku, karena mungkin kita tak mungkin kembali ke masa-masa ini…
Peluk tubuhku ini, karena sungguh… aku ingin..
Pertama ku sentuh warnamu, saat hati ini gersang, penuh dengan debu….
Sperti Oase yg bangkitkan hasrat untuk berbagi angan.. kamu hadir bawakan aku Cinta..
Kamu buat aku tertunduk, merenung, dan menatap jauh ke dalam mata indahmu
Sungguh.., aku telah tenggelam dan hanyut dalam lautan cinta terlarang ini..
Saat kututup mataku, terbersit keinginan untuk bawa kamu jauh kedalam kehidupanku
Saat kuyakinkan hati ini bahwa kamu mampu bertahan dengan semua keadaanku saat ini
Selalu ada sesuatu yang memaksa aku berfikir kembali untuk melangkah lebih jauh
Sampai di Titik ini, aku harus menjawab… mengapa hatiku sering bimbang
Jujur…. dari dalam lubuk hatiku yang paling dalam.. aku katakan…
Aku sayang kamu…… Aku cinta Kamu… Aku akan selalu rindu padamu…..
Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada padamu
Hingga buatlah kamu benci padaku karena perasaanku ini…
1 Tahun lebih, kita putuskan untuk arungi lautan yg penuh gelombang ini bersama-sama
Berbekal hati yg terluka, coba abaikan sakitnya, penuh harap, gantungkan angan diangkasa…
Walau hampir basah pipi ini dengan air mata tak percaya…
Getir…. Saat kau ucapkan setiap kata yang terbungkus cerita tentang kamu dengan dia…
Tapi sudahlah, aku bisa terima semua itu… dan berharap, tak ada lagi cerita yg keluar dari bibirmu tentang masa lalumu itu, karena aku masih ingat jelas rasa sakitnya…
Sejak saat itu, hariku tak lagi membosankan…
Sejak saat itu, ada wajah dan warnamu dalam setiap ruang di hati dan fikiranku
Ada senyummu, pandanganmu dan suaramu di sela-sela aku menghela nafas…
Sungguh, kamu begitu memberi arti di dalam kisah hidupku
Sampai kusadari, aku bukanlah orang yang kau cari…
Aku bukanlah pangeran dalam mimpimu…
Aku bukanlah pembawa bahagian di masadepanmu,
Aku hanya seorang pemimpi, yg dapat halangi kamu untuk temukan belahan hatimu yang lain..
Aku tak bisa menjadi tanpa batas dimatamu…
Akupun Kadang tak bisa selalu ada disisimu saat kamu butuh aku..
Aku tak bisa janjikan waktu-waktu indah untuk kamu,
Aku sadar benar, semua ini menyiksamu… aku dan kenangan-kenangan kita
Bila kita tak mungkin lagi bersatu,…
Sungguh….
Aku akan tetap berusah selalu ada untuk kamu,
Walau tak mungkin lagi hatimu utuh untukku..
Semoga kamu temukan cinta sejatimu, tanpa batas… hingga dunia tau….
Sesungguhnya ada ruang di dalam mata indahmu..
Ruang yang hanya pantas diisi dengan cinta tulus dengan hati…
Aku Cinta Padamu…
Terima kasih, untuk semua sayang dan cintamu.. yg membuat aku akan sangat kehilanganmu..
Jangan lupakan aku.. sungguh, kisah ini jadi penggalan manis dalam hidupku,
Walau pada akhirnya “kita cukup sampai disini….”
Mungkin, Sampai aku kembali lagi…

Aku Yang Sepi

aku yang di sini
terduduk tiada teman
terlamun tiada kawan
menatap hampanya langit pekat
pandangi miliaran bintang di angkasa
berteman media maya..

siapakah yang mau menjadi kawanku
sunyi dan sepi
detak jam memecah sunyi
dan aku hanya dapat memandangi bintang bintang
bintang bintang yang membisu

dalam kegelapan malam…

Sunday, February 6, 2011

Pengakuan seorang penyair

SEJAK kecil, saya memang menggemari sunyi dan bersendirian. Selalunya, selepas sekejap mencampuri riuh berteman sebaya, saya memilih untuk merayau sendirian di dalaman hutan kecil di pinggir kampung, berenang di lopak atau berakit melayan imaginasi masa kanak di tali air yang membelah sawah. Ketika bersunyi dan bersendirian begini, saya nikmati kelasakan serta ghairah masa kanak dengan rasa seronok yang tidak terperi. Setelah mulai beranjak remaja dan belajar menafkahi diri dengan keringat sendiri, makna sunyi itu semakin dimengerti. Segala resah dan galau perasaan ketika mendepaninya, semakin cepat mendewasakan diri dan mengajar makna hidup sebagai manusia. Kesunyian dan kesendirian juga mengajar diri betapa segala duga hidup perlu dihadapi dengan jiwa kekar dan tidak ada ertinya segala riuh jika hidup akhirnya hanya disendati angin semata. Di tengah nyata hidup, diri semakin mengerti betapa tidak ada gunanya terlalu menonjolkan diri jika tampilnya sekadar menjadi badut atau bagaikan parasit menumpang kukuh pihak lain..


Kerana itulah, ketika berada di tengah dunia seni serta sastera yang sentiasa heboh ini, diri memilih hanya akan datang atau muncul bila dirasakan benar-benar perlu dan kemudian akan dengan segera pula menghilang bila sudah menyelesaikan tugasnya. Sehingga kini pun, diri masih tetap ingin menyendiri dan malah sering juga dengan sengaja memilih untuk bersembunyi dan kalau muncul juga di mana-mana, selalu jauh di dasar sanubari, terpercik di dalam diri sedikit rasa malu dan tersipu-sipu. Semua ini lantaran amat menyedari betapa sebagai makhluk Tuhan, diri ini sebenarnya bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan sejumlah nama lain yang terlebih dahulu muncul dan tentu saja jauh lebih banyak serta bernilai segala bentuk sumbangan seni serta sasteranya. Malah diri juga menyedari dan selalu meletakkan hakikat dirinya hanyalah sebagai seorang yang bukan apa-apa jika dibandingkan dengan segala kekuasaan dan kemasyhuran yang lebih hakiki di dunia sementara ini, sebagai seorang yang anonim, yang tidak merasa begitu perlu untuk meminta segala pujian mahupun sanjungan yang berlebih-lebihan

Namun begitu, bila dirasakan benar-benar perlu serta mendesak, diri yang ingin menyendiri dan sering juga dengan sengaja memilih untuk bersembunyi ini boleh jadi juga akan tiba-tiba bangkit berteriak atau membentak untuk menyatakan sikap dan pendapatnya terhadap sesuatu isu atau peristiwa yang khusus melibatkan diri serta masyarakat bangsanya. Pertanyaan demi pertanyaan yang bergaung di dalam jiwa, gugahan demi gugahan yang bertalu-talu mendesaki perasaan serta fikiran akhirnya membuatkan diri boleh menjadi lupa dengan sekelip mata akan rasa malu dan tersipu-sipunya. Lalu bersama bahang semangat, segala tumpuan fikir serta perasaan, diri melayani pergulatan peribadinya sebagai seorang seniman. Namun, untuk dapat bangkit berteriak atau membentak menyatakan sikap dan pendapat, serta mengajak diri terus menyedari hakikat akan pergulatan emosi serta fikirannya sebagai seniman, diri sebenarnya telah memilih sekian jumlah manusia sebagai “guru”. Dari mereka, sama ada secara langsung mahupun tidak banyak yang dipelajari dan sekaligus sedikit cuba diteladani.

Kalau pun tidak semua, sedikit sebanyak pengetahuan seni diri terbentuk dan terbias dari pengalaman perguruan ini. Sekaligus juga diri cuba membentuk sifat dan kediriannya sendiri. Agar betapa pun sekadar anonim, namun dirinya tetaplah juga sebutir titik di tengah peta sastera yang kadangkala dikumali debu dan warna yang entahkan apa ini. Tetapi kerana manusia tetap punya kelemahan dan rasa besar dirinya yang keterlaluan, ternyata untuk selamanya memilih manusia sebagai guru juga bukanlah jalan yang terbaik. Sering pada saat atau ketika tertentu, manusia yang pernah dianggap sebagai guru ini menjadi sebaliknya pula. Begitu juga manusia yang pernah bergelar sahabat. Bukan mustahil dalam sekelip mata atau kerana kepentingan lain juga boleh berubah menjadi serigala atau ular. Kerana itu, pengalaman dan buku (yang terpilih) menjadi guru berikutnya yang lebih dapat dianggap tidak terlalu banyak kembali meminta imbalan dan balasan dari diri. Pengalaman yang pada zahirnya seolah membisu selalu menghantar isyarat dan petunjuk. Melalui buku pula, luas ilmu serta khazanah hikmahnya sentiasa tidak habis untuk ditelaah dan dihayati.

Kerana itu, pengalaman dan buku (yang terpilih) menjadi guru berikutnya yang lebih dapat dianggap tidak terlalu banyak kembali meminta imbalan dan balasan dari diri. Pengalaman yang pada zahirnya seolah membisu selalu menghantar isyarat dan petunjuk. Melalui buku pula, luas ilmu serta khazanah hikmahnya sentiasa tidak habis untuk ditelaah dan dihayati. Lalu sekali lagi proses untuk bersembunyi dan menyendiri itu berulang. Di tengah dunia yang galau dan bising ini, diri berasa lebih tenteram bersunyi. Bukan kerana membenci tetapi kerana dengan sengaja memilih untuk mencari hanya inti dari hidup yang amat singkat ini dan cuba mengisinya dengan sesuatu yang dapat dianggap bererti. Dengan harap, setidaknya bila tiba waktu untuk berangkat, telah ada secuil yang telah ditinggal dan yang secuil ini setidaknya, menjadi tanda bahawa si pemilik hidup sementara ini tidak menyia-nyiakan waktunya hanya dengan heboh dan alpa sentiasa.

Berpuisi itu memang dunia yang sunyi. Tetapi kesunyian itulah yang selalu dicari. Kerana hanya dengan sunyi sajalah diri berkesempatan untuk merenung. Hanya dengan merenung dan bersunyi, diri berasa kembali memperolehi hakikatnya sebagai sebatang tubuh yang masih punya roh dan bukan semata-mata sebatang jasad yang tidak bererti sebagai apa pun. Dengan merenung dan bersunyi juga, diri yang kecil ini berharap semoga tidak akan selamanya hanyut dan sama terseret di tengah segala sebok serta kebisingan dunia, sehingga melupakan asal serta usulnya dan tugas yang perlu dilaksanakan sebelum berangkat ke tanah abadi
Melalui dunia yang sunyi ini jugalah diri cuba menemukan jawapan terhadap sejumlah persoalan hidup peribadi dan dunia yang melingkunginya. Walaupun jawapan itu bukanlah sesuatu yang mutlak, namun betapa pun sifatnya sementara dan selalunya berlanjut pula dengan tanya yang lain, setidaknya diri dapat juga menghindari dari perangkap prasangka dan perasaan palsu yang melulu.Selagi bernafas, segala resah dan galau diri tetap akan berlanjut. Namun itulah pula yang menjadi rencah nikmat hidup sebagai manusia. Segala resah dan galau akan mendorong diri untuk terus bertanya. Kerana itu, diri akan kembali ke dunia sunyinya sendiri dan dunia itu tidak lain adalah puisi

Betapa pun sunyinya dunia ini, itu sudah menjadi pilihan. Dunia yang sunyi ini, menawarkan segalanya: rasa bahagia, rindu dan sakit sekaligus. Dengan sunyi dan puisi: hati yang galau dapat dipujuk supaya bertenang dan bertawakal, di dalam sakit terpacul pula rasa nikmat serta insaf dan dengan rindu diri terus mengheret galau hatinya cuba mencari sesuatu yang terbaik dari segala muslihat dunia.Itulah nikmatnya menjadi seorang penyair. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan. Walaupun dunia yang saya pilih adalah dunia yang sunyi, tetapi saya tetap berasa bahagia kerana dapat sedikit berkongsi sesuatu dengan orang lain. Dan sebagai penyair, itulah yang saya ingini dari hidup yang pendek dan singkat ini.

.

Saturday, February 5, 2011