andai aku punya benih yang boleh membahagiakan kita..akan ku tabur kan setiap solat ku..akan ku jaga nya dengan baik..andai ku punya hati mu..aku ingin menjaga nya dengan baik..aku ingin pelihara nya..akan ku jadikan hati mu untuk ku selamanya..andai ku punya hati ku berikan untuk mu..jaga la ia dengan baik..jangan biarkan ia pecah..jika ia pecah dan di cantum semula..pasti ia tidak sama dengan yang sebelum nya.. dan yakin la sayang.. jika kita bercinta kerana allah ..nescaya pasti ia akan membawa kita ke syurga dan sampai akhir hayat kita.
Home
hurm
Wednesday, November 16, 2011
Cinta ku Untuk Mu
Andai Kita Tidak Di Takdirkan..
awak..kalau kite takde jodoh..kite masih boleh jadi kawan baik kan awak..? saye tahu.tanpa saye kat sisi awak.buat awak lemah dan tak mampu untuk menghadapi apa segala pun cabaran..saye tahu dan saye yakin awak.. dan 1 saje janji saye untuk awak selamanie..biar awak susah.senang.ade masalah..saye janji saya akan slalu ade untuk awak..nie janji saye ngan awak...dan maafkan saye sebab tak mampu jadi yang terbaik dalam hidup awak..
Sunday, November 13, 2011
Yakin Lah Cinta..Ia Pasti Membawa Kita Ke Syurga
Jatuh ....yang tak mengundang orang simpati ialah jatuh cinta.CINTA adalah fitrah dan kurniaan ILLAHI.Tidak ada siapapun yang dapat melarikan diri daripada mencintai dan dicintai.Namun demikian , puncak CINTA........ada orang masuk surga karena CINTA dan tak sedikit orang yang di hujam ke neraka gara-gara CINTA.CINTA yang bagaimana yang bisa membawa seseorang ke surga?
CINTA yang dialirkan oleh ALLAH kedalam hati, itulah CINTA yang benar, suci lagi murni.CINTA yang bukan diukur ikut pandangan mata,tapi ikut pandangan ALLAH.Ia ada karena ALLAH dan CINTA diberipun untuk dapat keridhoan ALLAH.CINTA begini tiada batasannya.Tidak pula kenal jenis kelamin dan kedudukan.Dan CINTA lahir hasil dari samaCINTA pada ALLAH.
CINTA ynag sesungguhnya ini boleh berlaku pada lelaki dan lelaki,perempuan dengan perempuan,lelaki dengan perempuan,antara murid dengan guru,suami dengan istri,sahabat dengan sahabat,rakyat dengan pemimoin, antara umat dengan Nabinya dan yang paling tinggi antara hamba dengan TUHANNYA.
CINTA KARENA ALLAH
Kalau berlaku antara lelaki dan perempuan yang tidak diikat oleh perkawinan , mereka tak akan memerlukan untuk berjumpa,berbicara atau melakukan apa saja yang bertebntangan dengan kemauan ALLAH.
CINTA mereka tidak akan tercela oleh nafsu birahi.Sebaliknya CINTA itu adalah tautan hati yang berlaku walaupun tak pernah berjumpa atau baru kenal tapi hati rasa sayang dan rindu.Hati sedih kalau orang yang kita cintai ditimpa susah,senangkalau yang dicintai itu senang.Sanggup susah dan korbankan diriuntuk senangkan orang yang dicintai.
CINTA yang begini diceritakan dalam hadist, yaitu seorang lelaki yang bertemu dan berpisah dengan sahabatnya karena ALLAH maka mereka akan mendapat perlindungan 'ARSY ALLAHdipadang mahsyar nanti,hari dimnan masing-masing orang mengharap sangat lindungan dari matahari yang sejengkal saja dari kepala.
Kalau bertlaku antara suami istri , maka istri akan meletakkan seluruh ketaatan pada suami,hormat dan melayani suami tanpa jemu.Baik ketika suami tunjukkan sayang atau ketika suami marah-marah.Baik ketika suami kaya atau miskin ,atau suami kawin lagi , CINTA istri pada suami tidaka akan terbagi.
Kerana CINTANYA pada suami datang dari ALLAH hasil ketaqwaan istri.Biarpun datangnya ribut taufan,melanda rumah tangga,istri tetap memberikan CINTAnya yang utuh dan teguh.
Begitu juga suami , CINTA pada istri tidak pandang itu istri tua atau muda.Tersentap pada hatinya.Selagi istri taat pada ALLAH,istri tetap dikasihinya.Kalau dia ada empat istri,tentulah istri-istri akan bertanya -tanya , istri yang manakah yang paling dicintai oleh suami?Kalau CINTA itu bersumber dari ALLAH , tentu istri yang paling bertaqwalah yang paling dicintai oleh suami lebih dari istri-istri yang lain.
CINTA ALLAH YANG UTAMA
Sumber CINTA yang datang dari ALLAH akan meletakkan ALLAHyang paling tinggi dan utama.Bila berlaku perseteruan antara CINTA ALLAH dengan CINTA pada makhluk maka CINTA ALLAH dimenangkan.
Contohnya: seorang istri yang CINTA pada suaminya.Tiba-tiba suami melarang istri melakukan ketaatan pada ALLAH, dalam hal menutup aurat, padahal tutup aurat itu ALLAH wajibkan.Maka kecintaan pada ALLAH itu akan mendorong nya untuk tetap malaksanakan perintah-NYA walaupun suami tidak suka ataupun harus kehilangan suami.
Sanggup dilakukan sebagai pengorbanan CINTAnya pada ALLAH.Sebaliknya kalau dia turut kemauan suami artinya kata CINTA pada ALLAH hanya pura-pura,CINTAnya bukan lagi bersumber kan ALLAH tapi datang dari nafsu.
CINTA yang datang dari ALLAH menyebabakan seseorang cukup takut untuk melanggar perintah ALLAH yang kecil ,apalagi yang besar.Seseorang yang sudah dapat mencintai ALLAH ,CINTA ynag lain jadi kecil dan rendah baginya.
Sejarah menceritakan kisah CINTA Zulaikha terhadap Nabi Yusuf.Sewaktu Zulaikha dibelenggu oleh CINTA nafsu yang berkobar-kobar pada Nabi Yusuf , dia sanggup hendak menduakan suaminya ,yang seorang menteri.
Ketika Nabi Yusuf menolak keinginannya, ditariknya baju Nabi Yusuf hingga terkoyak.Akibat dari peristiwa itu ,Nabi Yusuf masuk penjara.Tinggalah Zulaikha memendam rindu CINTANYA kepada Yusuf.
Penderitaan CINTA yang ditanggungb oleh Zulaikha menyebabakandia berubah dari seorang perempuan yang cantik menjadi perempuan tua yang tidak cantik lagi.Matanya banyak menangis terkenangkan Yusuf,hartanya habis dibagi-bagikan karena Yusuf.Sehingga datanglah belas kasihan dari ALLAH terhadapnya.Lalu ALLAH mewahyukan agar Nabi Yusuf mengawini Zulaikha setelah ALLAH mengembalikan kesehatan dan kecantikannya.
Peliknya , ketika Zulaikha mengenal ALLAH,datanglah CINTAnya pada ALLAH sehingga waktunya lebih banyak di habiskan untuk bermunajat dengan ALLAH dalam ibadah dan dzikir.
Begitulah betapa CINTA yang dulunya datang dari nafsu dapat dipadamkan bila kenal dan CINTA pada ALLAH.CINTA ALLAH adalah CINTA taraf tinggi.Puncak CINTA ini ialah pertemuan yang indah dan penuh rindu di surga yang dipenuhi kenikmatan.
CINTA pada ALLAH akan lahir pada orang yang mengenal ALLAH.Karena CINTA lahir ada penyebanya.Kalau wanita CINTA pada lelaki karena kayanya,baiknya , tampan, dan sebagainya dan lelaki CINTA wanita jarena cantik,baik ,lemah lembut dan sebagainya maka bagi mereka yang berakal akan merasa lebih patut dicurahkan rasa CINTA pada ALLAH karena segala kenikmatan itu datangnya dari ALLAH.
Ibu bapak ,suami istri, sahabat, handai taulan dan siapa yang mengasihi dan mencintai kita , hakikatnya semuanya datang dari ALLAH.Kebaikan ,kemewhan dan kecintaan yang diberikan itupun atas rahmat dan belas kasih dari ALLAH pada kita.Sehingga ALLAH izinkan makhluk-NYA yang lain CINTA pada kita.
ALLAH yang menciptakan kita makhluk-NYA , kemudian diberinya kita berbagai nikmat seperti sehat,gembira dan lain-lain.Baik kita ingat pada-NYA ataupun waktu kita lalai , tetap diberi-NYA nikmat-nikmat itu.Begitulah , kebaikan ALLAH pada kita terlalu banyak sebagaimana firman-NYA, yang berarti:
"Kalau kamu hendak menghitung nikmat -nikmat ALLAH, niscaya tidak akan terhitung."
Besar sungguh jasa ALLAH dari menciptakan menghidupkan dan memberi rezeki, suami , istri, rumah dan macam-macamlagi yang dengannya kita melalui kehidupan dengan aman bahagia.
Alangkah biadabnya kita kalu segal pemberian ALLAH itu kita ambil , tapi lupa untuk bersyukur pada yg Memberi.ALLAH bisa saja menyusahkan dan menyenangkan kita dengan Kehendak-NYA.
Oelh itu orang yang betul kenal dan beradab, dia malu pada ALLAH. malah krna malunya itu dia tidak nampak yang lain lebih hebat dari ALLAH.CINTAnya tertumpu pada ALLAH ,penyerahan diri pada ALLAH sungguh- sungguh.
Setiap saat menanggung rindu.lalu waktunya di habiskan untuk berbisik- bisik dengan kekasihnya.Bila CINTA ALLAH sudah penuh dalanm hatinya , maka tidak ada tempat lagi untuk CINTA selain dari itu.
Ada orang mengatakan :"JIKA KAU BERIKAN HATIMU ATAUPUN CINTAMU PADA MANUSIA NISCAYA CINTAMU NISCAYA DIA AKAN MEROBEK -ROBEKNYA.TAPI KALAU HATI YANG PECAH ITU DIBERIKAN PADA ALLAH NISCAYA AKAN DISATUKANNYA .ARTINYA CINTA DENGAN ALLAH PASTI TERBALAS. DAN ALLAH TIDAK MEMBIARKAN ORANG YANG DICINTAI-NYA MENDERITA DI AKHIRAT."
Jadi seorang yang bijak dan beradap akan meletakkan kecintaan yang besar pada ALLAH, pada Rasulullah dan barulah pada makhluk -makhluk lain di samping-NYA.Itulah peletakan CINTA yang yang betul dan menguntungkan didunia dan di akherat. Itulah dia CINTA kita pada ALLAH SWT yang patut kita letakkan.
SEKALI RASA CINTA ITU HADIR..........
INGATLAH IA ADALAH KARUNIAAN ALLAH.............
HIDUP INI MENJADI INDAH KERANA CINTA............
CINTA YANG SUCI...............
BUKAN CINTA YANG MEMBAWA KE NERAKA.
SEKALI RASA CINTA ITU HADIR .....................
SAMBUTLAH DENGAN BENAR............
JAGA...................PELIHARA.....................
DAN JADIKAN IA CINTA YANG MENGHANTARKAN KE SYURGA..................
Syurga Cinta
Cinta itu lahirnya di syurga. Syurga itu tempat terhimpunnya segala nikmat yang tidak terjangkau oleh pemikiran dan pancaindera manusia. Dekat dunia ni, rumah yang besar bak istana, itulah nikmat terindah buat kita. Kereta Mercedes mata belalang, itulah benda terindah dalam hidup kita. Makanan yang lazat-lazat juga sangat indah buat kita. Itulah yang kita definisikan sebagai indah. Bayangkan di dunia ini sahaja kita sudah mengakui keindahannya lalu terpedaya sehingga tidak terkawal nafsu. Apatah lagi nikmat di syurga kelak, berganda-ganda. Mintalah apa sahaja, pasti dikabulkan. Tapi, syurga ini adalah tempat orang yang baik-baik.....
Macam mana nak layakkan diri untuk masuk ke syurga? Kalau nak lulus interview kerja, kena buat bersungguh-sungguh, macam tu jugak kalau nak masuk Akademi Fantasia kena tunjuk bakat betul-betul, nyanyi sedap-sedap. Kalau nak masuk Gadis Melayu pulak, kenalah ayu-ayu baru boleh layak pertandingan tu. tapi kalau setakat yang tu kita tahu lah, how about SYURGA?
Nak masuk syurga, kena jadi baik dulu, setiap amal ibadah dilakukan dengan ikhlas maka dibalas dengan pahala dan ganjaran syurga. Pahala adalah mahar untuk memasuki syurga. Cinta itu sendiri dilahirkan di syurga, di tempat yang baik lalu dianugerahkan pula oleh yang Maha Baik (Allah) serta pertama kali dinikmati oleh orang yang baik dan soleh iaitu Nabi Adam a.s dan diwariskan untuk orang yang baik-baik (para solihin). Cinta itu lahirnya di syurga dan akan berakhir serta kembali juga di syurga.
Marilah kita bersama menyucikan cinta sepeti mana ia mula-mula dianugerahkan Allah. Jika cinta itu tercemar, rosak, pudar keindahannya, maka kita akan dipertanggungjawabkan sekaligus tercicir dari senarai list name untuk ke jannahnya yang sangat terindah.
Bagaimana menjaga kesucian cinta?
# Bercinta kerana Allah
Satu hal yang telah menjadi salah faham dalam mengerti cinta itu, CINTA BUKAN TUHAN. Misalnya, filem-filem Bollywood begitu gah mengangkat tema cinta. Kononnya kerana cinta, segalanya perlu dipertahankan. Keluarga ditinggalkan kerana cinta, agama yang suci digadaikan, sanak saudara dilupakan, tercetus peperangan serta pergaduhan. Ini terjadi kerana kerap kali mengagungkan cinta sesama manusia melebihi cinta si DIA. Maka, dengan itu, si Pemberi Cinta dilupakan.
Andai kita ditakdirkan suatu hari nanti bernikah dan berpeluang mendirikan keluarga (jika dipanjangkan umur) bercintalah kerana Allah. Binalah keluarga atas dasar cinta kepada Allah. Cinta yang disandarkan kepada Allah lebih terjamin kesuciannya.
# Cinta berperaturan
Cinta itu diturunkan bersama peraturannya. Jika peraturan dilanggar, buruk padahnya. Begitu juga, setiap sekolah, institusi, di mana-mana tempat penuh dengan peraturan, demi membentuk disiplin dan ketenteraman awam. Di sekolah contohnya, ditetapkan peraturan seperti tidak datang lewat ke sekolah supaya sesi pembelajaran tidak akan terganggu. Di atas jalan raya contohnya, ada lampu-lampu isyarat. Adakah pada fikiran waras kita, lampu-lampu isyarat tersebut menghalang serta menyekat kita? Tujuannya untuk memudahkan dan mengawal lalu lintas.
Begitu juga cinta, cinta juga ada peraturan. Yang mana peraturan tersebut jika dilanggar, akan membawa keburukan kepada individu tersebut. Habis madu, sepah dibuang. Kerana peraturan cinta dilanggar. Hukum Allah dilanggar tanpa rasa bersalah. Jangan dipinggirkan peraturan. Jika tidak, cinta akan tercemar dan bertukar dari nikmat yang paling indah menjadi racun pemusnah.
Peraturan cinta itu apa? syariat-hukum halal (wajib), haram, sunat, makruh dan harus. Jangan sekali-kali melanggar yang haram kerana cinta. Manakala yang makruh dan sunat dipulangkan kepada kebijaksanaan & kewarakan untuk membuat pilihan. Yang haram contohnya, tak boleh pegang-pegang tangan dan seterusnya, kelak akan membawa kepada keburukan diri.
Subscribe to:
Posts (Atom)

